Tuesday, 22 August 2017

Alat Musik Tradisional Gorontalo ( Artikel Lengkap )


Alat Musik Tradisional GorontaloGorontalo memanglah provinsi baru dan terbentuk belum lama ini, yaitu tepatnya pada tanggal 22 Desember 2000 lalu setelah melalui proses cukup panjang otonomi daerah serta memisahkan diri dari provinsi induknya, yaitu Provinsi Sulawesi Utara. Meskipun begitu, hal tersebut tentunya tidak membuat provinsi Gorontalo tidak mempunyai ikon kebudayaan yang bersumber dari kehidupan masyarakatnya.
Gorontalo juga dikenal dengan Provinsi yang memiliki lebih dari 5 suku dalam satu daerah dari Etnis yang berbentuk keluarga (Pohala’a), Etnis Suawawa, Etnis Hulontalo, dan Etnis lainnya yang membaur dan bersatu menjadikan cerminan bahwa masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang memiliki toleransi yang bagus dan saling bahu-membahu.

Sebagian besar daerah di Gorontalo merupakan daerah pegunungan yang terbentang dari bagian utara hingga ke selatan Provinsi. Jika anda suka dengan travelling saya sarankan untuk meluangkan waktu berkunjung dan melihat panorama pegunungan yang ada di Gorontalo tersebut. Terlepas dari itu semua, kali ini saya akan sedikit share informasi yang saya dapat seputar kesenian alat musik tradisional dari Gorontalo.

Alat Musik Tradisional Gorontalo

Kami telah merangkum 5 alat musik tradisional Gorontalo lengkap dengan gambar dan penjelasannya, yaitu alat musik Polopalo, alat musik Gambusi, alat musik Marwas, dan alat musik Rebana.

1. Alat Musik Polopalo

Yang pertama adalah alat musik Polopalo. Instrumen ini merupakan alat musik idiofon yang artinya adalah alat musik yang sumber bunyinya diperoleh dari badannya sendiri. Polopalo terbuat dari sebulah bambu kecil yang dibentuk sedemikian rupa sehingga memiliki kemampuan menghasilkan suara yang lantang saat dimainkan.
Alat Musik Tradisional Gorontalo
Polopalo dimainkan dengan cara dipukulkan pada lutut atau bagian tubuh lain para pemainnya. Umumnya, instrumen ini dimainkan bersama-sama dalam pertunjukan tari tradisional khas Gorontalo.
Polopalo adalah alat musik tradisional Gorontalo yang dapat dimasukkan kategori jenis alat musik idiofon atau alat musik yang sumber bunyinya muncul dari dirinya sendiri. Polopalo dimainkan dengan cara dipukul, nantinya Polopalo akan bergetar dan akan menghasilkan suara.
Alat musik tradisional Polopalo yang berasal dari Gorontalo asli terbuat dari bambu, berbentuk seperti garputala dan bagian yang dipukul disebut “lutut”. Seiring perkembangannya yang agak lambat, Polopalo mendapatkan beberapa penyempurnaan salah satunya dengan adanya alat pemukul yang terbuat dari kayu dan dilapisi dengan karet.
Meskipun terdengar mudah, Polopalo dimainkan dengan teknik yang bermacam-macam dari segi ritmen dan juga komposisi dari aransemen musik yang diberikan.

2. Alat Musik Gambusi

Selain Polopalo, suku Gorontalo juga mengenal alat musik gambus yang sudah akrab dalam budaya Melayu. Mereka menyebut gambus dengan nama gambusi. Instrumen ini serupa dengan gambus yang kita temui dalam budaya masyarakat Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Dawainya berjumlah 9 dan menghasilkan nada-nada khas padang pasir saat dipetik. Biasanya, gambusi dimainkan bersama marwas dan rebana dalam pertunjukan musik marawis.
Alat Musik Tradisional Gorontalo

 

3. Alat Musik Marwas

Marwas adalah alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul / ditepuk pada bagian membran yang terbuat dari kulit hewan. Alat musik tradisional Gorontalo ini juga termasuk kedalam golongan alat musik perkusi karena kurang enak didengar jika hanya dimainkan sendiri / 1 buah / solo.
Lirik lagu yang sering diiringi dengan Marwas umumnya berupa puja-puji kepada Sang Pencipta. Marwas sendiri diyakini merupakan alat musik tradisional yang diadopsi dari kebudayaan timur yang datang bersamaan dengan para pedagang di masa lalu. Meskipun begitu, Marwas juga merupakan salah satu alat musik tradisional yang harus kita lestarikan keberadaannya.
Alat Musik Tradisional Gorontalo

4. Alat Musik Rebana

Dan yang terakhir adalah rebana. Sebagai alat musik tradisional Gorontalo, rebana juga dikenal setelah masuknya budaya Islam ke Sulawesi, tepatnya pada masa kekuasaan Sultan Amai di sekitar tahun 1425 Masehi. Catatan sejarah membuktikan instrumen ini memang telah akrab ditelinga masyarakat Gorontalo karena memang sering dijadikan pengiring ritual upacara adat atau upacara keagamaan.

5. Wahulo / Rebana Wahulo

Wahulo adalah nama alat musik tradisional Gorontalo yang berbentuk rebana, Wahulo dimainkan dengan cara dipukul menggunakan tangan sedangkan tangan yang lain memegang alat musik tersebut. Seperti memainkan rebana lainnya, Wahulo juga memiliki teknik tersendiri tiap-tiap permainan dan lagu yang diiringi.
Alat musik tradisional Wahulo dapat dibedakan jika anda lihat dari segi pengikat kulit yang digunakan. Anyaman rapat dengan menggunakan rotan menjadi ciri khas dari Wahulo.  Sangat disayangkan karena sangat sulit untuk saya menemukan dimanakah sebenarnya pengrajin dari alat musik tradisional ini.


Search Populer:
  • alat musik tradisional 34 Provinsi beserta penjelasannya dan gambarnya
  • 50 Nama Alat Musik Tradisional Indonesia
  • Beberapa alat musik tradisional indonesia
  • alat musik daerah dan asalnya beserta gambarnya
  • alat musik tradisional 34 provinsi dan cara memainkannya
  • kumpulan alat musik tradisional dan keterangannya
  • nama alat musik tradisional
  • alat musik modern
  • alat musik dermenan berasal dari daerah
  • gambar alat musik modern
  • alat musik tradisional beserta penjelasannya dan gambarnya
  • alat musik tradisional melayu
  • alat musik daerah dan asalnya beserta gambarnya
  • alat musik modern Lengkap
  • alat musik tradisional 34 provinsi Paling Lengkap
  • alat musik dermenan berasal dari daerah
  • gambar alat musik modern
  • alat musik tradisional jawa
  • alat musik tradisional gorontalo ganda
  • cara memainkan alat musik polopalo
  • lagu tradisional gorontalo
  • alat musik gambusi
  • cara membuat polopalo
  • senjata gorontalo
  • cara membuat alat musik polopalo
  • fungsi alat musik ganda

Artikel Terkait